Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Aku Tak Sempat Menulis
Kelas 8-1 SMP Budisatrya (Dokpri).

Aku Tak Sempat Menulis

Bismillah. Kakiku melangkah memasuki gerbang sekolah. Ini langkah pertamaku setelah enam purnama kutinggalkan. “Ibuuuu,” kudengar koor suara yang tak lain dan tak bukan dari beberapa AdiRai ( Anak Didik bu Rai) yang sudah hadir.

Ditha Aulia Saragih, salah seorang siswa yang berpapasan denganku segera menyalami takzim. Dibimbingnya tanganku: “Ayo Ibu, pelan-pelan saja,” ucapnya sabar menunggu langkahku.

Kaki kiriku mulai menaiki satu anak tangga, tak mengikuti sunnah Rasul yang memulai dengan kaki kanan. Karena kaki kanan tak mampu menahan berat badan. Setelah kaki kiri melangkah, kemudian kaki kanan mengikuti pada posisi yang sama. Jeda sejenak. Kuulangi lagi, kaki kiri menaiki anak tangga berikutnya dan disusul oleh kaki kanan. Jeda lagi. Begitu seterusnya.

Akhirnya, satu demi satu anak tangga itu kulalui. Alhamdulillah, kini aku sudah berada di lantai dua. Lantas, finger print. “Dek, kakak di lantai dua saja ya, tidak usah ke kantor guru di lantai tiga. Menghemat langkah,” ujarku sambil memegang kaki kananku pada Bu Rosmawati PKS Kesiswaan yang menyalamiku penuh rindu.

Hari ini, aku kembali larut melakoni profesiku sebagai artis di dalam kelas. Meski kondisi belum perima, tetapi aku tak ingin pertunjukanku tak menggoda. The show must be interesting.

Pertunjukkan pun mulai kugelar. Video pembelajaran kuputar. Metode pembelajaran dipilih yang paling cetar. Berharap tersulutnya semangat belajar.

Aku larut dalam pertunjukkan di hari perdana. Ada rasa bahagia yang memenuhi rongga dada melihat wajah-wajah ceria. Tepuk tangan kuminta pada mereka jika presentasi ditampilkan temannya.

Ice breaking tak pernah lupa kulakukan. Ketika kebosanan mulai mencekam. Ayunkan tangan, gerakkan badan, ikuti irama yang kuputarkan. Lelah pun berganti kebugaran. Materi pelajaran siap untuk dilanjutkan.

Hari perdana dengan jadwal show yang padat, jangan sampai membuatku terlena. Jaga kondisi tak boleh kulupa. Karena sesungguhnya kesehatanku belum prima. Harus kujaga kakiku agar edema tak datang padanya. Karena masih banyak jadwal yang harus kupenuhi selanjutnya.

Namun ada rasa lain yang melanda. Rindu yang memenuhi dada. Aku tak sempat kunjungi dia. Membalas komentar pun tidak jua. Konon pula membuat tulisan yang bermakna. Ini sajalah yang kubuat, tulisan apa adanya. Sebagai bukti janji setiaku padanya (baca: gurusiana).

Wallahu a'lam bishowab.

#edisimengajarkembali#

Rumahku, Menggapai Mardhayillah, 6 Pebruari 2019.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Alhamdulillah, Semoga semakin membaik

07 Feb
Balas

Aamiin yaa robbal alaamiin. Jazakillah khoir, Bunda Romdonah Kimbar. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Bunda.

07 Feb

Janji setia telah kudapatkan. Terima kasih atas kesetiaanmu selama ini padaku (baca: gurusiana). Sehat selalu untuk Bunda. Barakallah

07 Feb
Balas

Alhamdulillah

07 Feb

Alhamdulillah, semoga seterusnya begitu. Jazakillah khoir, Bunda yang selalu mengunjungi Uthi di sini. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Feb

Alhamdulillah, jazakillah khoir, Bunda Farida Hanum. Barakallah, Bunda.

07 Feb

Alhamdulillah, Kakak sudah dapat menaiki tangga satu persatu walau dengan perlahan. Akankah itu bukti kaki Kakak sudah membaik, atau karena rindu yang menggebu hingga lupakan rasa sakit. Tulisan yang apa adanya, tapi selalu memberi rasa suka dalam ruang hati. Teruntai doa untuk kakakku tercinta smoga Allah limpahkan rahmatNya agar kakak diberikan kesehatan dan barakallah

06 Feb
Balas

Bismillah. Semoga ini sebagai pertanda sudah membaiknya kaki, ya Deq. Rindu, itu jangan ditanya. Biar aku saja, kau tak akan kuat...hihihi. Jazakilah khoir untuk kunjungan dan doanya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Deq.

06 Feb

Alhamdulillah..Rasanya ingin memeluk juga namun apa daya jarak membentang di antara kita. Kutitipkan pada angin yang berhembus saja. Semoga akan sampai ke sana....Barakallah uthi...Salam cubit buat Si Fakhril yang comel..

07 Feb
Balas

Peluuuk...peluuuk.Pelukan yanh kau kirimkan lewat angin yang berhembus, dapat kurasakan hangatnya. Jazakillah khoir, Bunda Rini. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Feb

Sudah sampai salamnya buat fakhril buk.. Tapi cubitnya buat uthi saja..xixixi

14 Feb

Allohuakbar...semangatmu yang kuat bembahana...membuatku ikut tersulut juga...terima kasih Rayhana yang sdh menginspirasi...

07 Feb
Balas

Alhamdulillah wa jazakillah khoir, sahabatku. Aduuuh, tidak sampai membahana, Atoy. Aku jadi malu, nih. Jazakillah khoir ya say...untuk kunjungannya. Salam sehat, bahagia dan sukses selalu. Barakallah.

10 Feb

Semoga Gusti Allah Swt menguatkan kedua kaki kita. Kaki kanan Bunda yang semakin membaik semoga demikian juga kaki kanan saya, segera membaik. Sedih, Bun...

07 Feb
Balas

Aamiin yaa robbal alaamiin. Nggih, Bunda Fila. Semoga kaki Bunda Fila juga segera pulih kembali. Jazakillah khoir, barakallah.

07 Feb

Sebenarnya aku tidak tega , melihat kondisi fisiknya yang belum sempurna. Mata hatinya lebih kuat meyakinkannya. Barakillah mbah Uti.

07 Feb
Balas

Jazakallah khoir, Mbah Buya. Doa Mbah Buya yang menguatkan Uthi. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Mbah Buya.

07 Feb

Insyaa Allah makin fit dan trus berkarya

06 Feb
Balas

Aamiin ya robbal alaamiin. Jazakallah khoir, Pak Guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

06 Feb

Semoga segera sehat Salam kenal

10 Feb
Balas

Aamiin yaa robbal alaamiin. Jazakillah khoir untuk doanya, Bunda. Bahagia bisa berkenalan dengan penulis seperti Bunda. Salam literasi dari Medan. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Bunda.

10 Feb

Semangat terus ya bunda, semoga Senantiasa di beri kesehatan selalu

07 Feb
Balas

Aamiin yaa robbal alaamiin. Jazakillah khoir, Ayesha. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, nandaku.

07 Feb

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali