Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Al Quran Tidak Ada Sedikit pun Keraguan di Dalamnya
Dokpri

Al Quran Tidak Ada Sedikit pun Keraguan di Dalamnya

Resensi

Judul buku : Indahnya Poligami dalam Islam ( Ketika Islam Dipahami Secara Komprehensif)

Penulis : Dr. Siti Ropiah , Dra, SH., M.Hum.

Penerbit : CV. Cipta Media Edukasi

Tahun terbit : 2018

Tebal buku : 104 halaman.

Subhanallah...subhanallah...subhanallah.., berulang kali zikir itu mengali dari lisanku untuk kekaguman luar biasa yang sedang melanda diriku saat ini.

Ba'da ashar tadi, tepat ketika aku membaca dan membalas WA bunda Siti Ropiah, paket untukku datang. "Dari siapa?", batinku ketika mendengar dari kamar.

Alhamdulillah, memang jodoh banget. Paket yang datang ternyata dari orang yang sedang kubalas WA-nya yaitu bunda Dr. Siti Ropiah, Dra, SH.,M.Hum. Wuiihhh...bahagia buangeets.

Tergesa kubuka pembungkus paket. Eiittss...ada rasa yang beda ketika melihat isinya. Tiba-tiba saja aku jadi ingat ketika bunda pernah menuliskan bahwa beliau "dibenci kaumnya" , kaumku juga..hehehe , karena benda yang sekarang ada di tanganku.

Benda yang ada di tanganku saat ini, sebuah buku "spektakuler" karya bunda Siti Ropiah. Judul yang tertulis di buku itu, pasti membuat hati dan jantung sebagian besar wanita berdegup kencang.

"Indahnya Poligami dalam Islam ( Ketika Islam Dipahami Secara Komprehensif)". Terus terang, aku mulai bingung mau bilang apa untuk "meresensi" karya spektakuler ini.

Alasannya:

1. Latar belakang pendidikan bunda Siti Ropiah yang luar biasa, membuatku merasa karya bunda ini bukan "makanan yang mudah kucerna" untuk guru biasa seperti diriku.

2. Judul ini sangat "sensitif" di tengah keluarga Indonesia yang telah banyak menyaksikan "ketidak indahan" poligami.

3. Butuh pemilihan kata yang "arif dan sejuk" hingga tidak ada yang merasa "tersakiti" apalagi "disakiti".

Tetapi, sudah menjadi kebiasaan pada diriku tiap kali aku menerima buku dari para sahabat gurusianer, aku akan nyatakan terima kasihku dalam wujud tulisan.

Bunda, mohon maaf yang sebesar-besarnya jika pernyataan terima kasihku ini tidak berkenan di hati bunda.

Kuawali pernyataan terima kasihku dengan kalimat yang menjadi judul tulisanku di atas. Ini kalimat indah yang kuambil dari kalam sang Maha Indah. Al quranul karim surah Al Baqarah ayat 2.

Kalimat indah di atas menjadi dasar bagi kita untuk tidak meragukan sedikitpun akan ayat-ayat Allah SWT. Jika kita tidak dapat melaksanakannya, bukan berarti ada kesalahan dalam syariatnya. Tetapi kitalah yang harus lebih banyak belajar dan mendalami kebenaran akan ayat-ayat-Nya.

Tidak ada yang dapat dijadikan pedoman hidup paling sempurna kecuali kitabullah. Allah SWT menjamin bagi hamba yang senantiasa berpegang teguh pada Al quran dan sunnah,maka akan bahagia di dunia dan akhirat.

Tidak ada satu pun celah kehidupan manusia yang luput dari bimbingan Al quran. Masalahnya, apakah manusia itu telah secara "kaffah" menjalani kehidupan ini dalam bimbingan Al quran ?

Jika surat An Nisa ayat 3 dijadikan dasar legalitas poligami dengan memberikan syarat adil, maka pertanyaannya sudahkah hal ini dilakukan dengan benar?.

Buku "Indahnya Poligami dalam Islam", karya bunda Siti Ropiah ini memang luar biasa. "Menguliti" dengan detail masalah poligami. Hal ini sebagai pembuktian bahwa penulisnya ingin mengajak pembaca "tidak gegabah" dalam menilai suatu hukum.

Poligami dipandang dari berbagai aspek, baik secara historis, filosofis, sosiologis dan yuridis. Tentunya terlebih dahulu mengupas tuntas bagaimana konsep poligami dalam Islam. Yang paling penting lagi, bagaimana poligami yang dilakukan Rasulullah SAW yang selama ini menjadi "perdebatan" sebahagian orang.

Jujur kukatakan, butuh emosi yang stabil dan ketenangan jiwa untuk bercerita masalah ini. Maka tidak salah jika aku mengatakan adalah perempuan-perempuan hebat yang bisa menjalani indahnya poligami.

Hebat dalam artian mampu menempatkan dirinya sebagai hamba yang sangat mencintai tuhannya. Dengan demikian, menjalankan syariat Allah adalah hal yang terbaik.

Ada kalimat indah yang aku suka di dalam buku ini: "Setiap perempuan memiliki kesiapan mental yang berbeda- beda. Karena itu, seorang suami yang bijak tidak akan memaksakan kehendaknya kepada seorang istri untuk poligami." Sikap ini meneladani Rasulullah SAW , sebab Rasulullah SAW dalam melakukan poligami tidak suka menyakiti perasaan perempuan.

Disinilah, aku menemukan keadilan pada karya bunda Siti Ropiah ini. Dan jantung kita (baca: perempuan) yang sempat berdetak "ekstra" ketika membaca judulnya, kujamin mulai akan mereda. Saraf-saraf parasimpatik pun akan menormalkan detak jantung itu kembali.

Karena ternyata, poligami itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu pemahaman yang benar tentang bagaimana konsep poligami ala Rasulullah SAW.

Dalam buku ini dijelaskan ada 5 hal yang menjadi dasar Rasulullah SAW berpoligami. Kelima hal ini didasarkan dari kisah poligami yang dijalani Rasulullah SAW. Tidak ada satu pun petunjuk yang membuktikan bahwa poligami yang dilakukan oleh Rasulullah SAW atas dasar ingin menjaga kesuciannya dari hawa nafsu untuk menghindari perzinahan. Seperti alasan yang banyak muncul di zaman now.

Poligami ala Rasulullah SAW disebabkan hal-hal sebagai berikut:

1.Rasulullah SAW berpoligami setelah berumur di atas 50 tahun, sehingga dapat dipastikan bukan nafsu yang dikedepankan..

2. Rasulullah SAW berpoligami setelah Khadijah meninggal dunia.

3. Rasulullah SAW berpoligami tidak menyakiti hati wanita, terbukti nabi menolak menikahi wanita-wanita yang pencemburu sehingga tidak menyakiti hati seorang wanita.

4. Rasulullah SAW menerapkan keadilan dalam poligami.

5. Rasulullah SAW berpoligami karena alasan mengangkat derajat wanita, dakwah dan karena menjalankan syariat.

Buku dengan tebal 104 halaman ini, pastinya terasa tidak cukup diketahui dengan hanya membaca resensiku yang "seadanya" ini. Membaca sendiri secara langsung keseluruhan isinya adalah jalan terbaik.

Pasti ada ibrah yang akan kita dapatkan dari membaca buku ini. Bagi kita kaum perempuan, membaca buku ini akan membuka wawasan kita bagaimana sebenarnya "keindahan poligami" yang disyariatkan. Sehingga kita pun dapat belajar mengikis sedikit demi sedikit "sakitnya hati" akan hukum Allah.

Penjelasan dari berbagai sudut pandang pada buku ini, mencoba "menenangkan" hati kita kaum perempuan, bahwa tidak ada yang salah dari hukum Allah SWT. Para pelakunyalah yang menyebabkan hukum itu menjadi terlihat salah.

Memang tidak mudah kita sampai pada tahap ini. Tidak semudah merangkai kata-kata yang tersusun menjadi kalimat indah. Butuh penghambaan dan kecintaan yang tinggi pada Ilahi robby.

Bagi kaum lelaki, buku ini menjadi petunjuk dan penuntun bagaimana menjalankan poligami yang disyariatkan. Baca sebaik, secermat dan seteliti mungkin. Jika anda tidak memiliki kriteria seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW kenapa harus membiarkan diri anda terperangkap ke dalam jerat yang menyulitkan?

Wallahu a'lam bishawab

#edisikuatkanhati#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 07 September 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Subhanallah ...jadi penasaran ingin membaca bukunya. Bagaimana caranya ya bunda?

08 Sep
Balas

Alhamdulillah, jazakillah khoir. Subhanallah, memang "spektakuler" bunda. Bunda hubungi saja bunda Siti Ropiah di no WA 0878 8862 3714. Bagus bunda, kata omjay "vitamin untuk menulis" adalah membaca karya orang lain. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...bunda.

08 Sep

Luar biasan ulasan yg bunda Rai rangkai, ulasan yg komprehenship dari berbagai sisi. Benar semua yang bunda ungkapkan sesuai dg pesan sy dlm buku tersebut. Sypun menulus buku itu sdh melalui pergolakan batin yg cukup panjang antara keyakinan terhadap ayat ayatNta dg rasa yang ada di hati. Apa yg bunda Rai ungkapkan tdk ada yg melenceng apa yg sy maksud dlm buku tersebut. Terima kasih banyak bunda

08 Sep
Balas

Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro. Njih...bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...bunda.

08 Sep

Ulasan yang mantap bunda...... Barakallah

08 Sep
Balas

Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...cikfat.

08 Sep

Subhanallah.....ulasan yang sangat indah...Buku yang ditulis orang yang hebat....Barakallah Bunda...

08 Sep
Balas

Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro. Njih...bunda, bunda Siti Ropiah memang luar biasa bisa menghasilkan karya spektakuler diantara pergolakan batin dengan menjalankan ayat-ayat Allah. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...bunda Rini.

08 Sep

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali