Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Bagaimana Keadaan Bangsa Ini di Masa Mendatang, Lihat Gurunya di Dalam Kelas
Sumber: IPNU JATENG

Bagaimana Keadaan Bangsa Ini di Masa Mendatang, Lihat Gurunya di Dalam Kelas

Judul di atas terasa sangat memprovokasi. Tapi apa mau dikata, memang begitu adanya. Tulisan ini kubuat untuk megingatkan diri sendiri yang berprofesi sebagai guru. Juga untuk mengingatkan diri ini betapa hebat dan mulianya seorang guru hingga bisa menentukan masa depan sebuah bangsa.

Belajar dari sejarah negara “matahari terbit” yang saat ini merupakan salah satu Negara maju hingga anak-anak pun pasti mengenal jepang dengan doraemon dan nobitanya. Tujuh puluh tiga tahun yang lalu, meledaknya bom Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945 yang menyebabkan Jepang harus menyerah tanpa syarat pada perang dunia II. Enam hari setelahnya, Kaisar Hirohito yang bertahta saat itu berupaya membangun Jepang kembali.

Yang dilakukan pertama kali oleh kaisar Hirohito adalah mengintruksikan kepada menteri pendidikannya untuk menghitung jumlah guru yang ada. Kaisar Hirohito memulai pembangunan jepang kembali dengan berharap penuh kepada guru. Karena kaisar meyakini pembangunan harus dimulai dari bidang pendidikan yang akan dapat menghasilkan orang-orang yang siap untuk membangun kembali hancurnya Jepang saat itu.

Pun jika kita belajar dari sejarah bangsa kita yang tercinta ini, penjajahan yang berkepanjangan bisa terus berlangsung disebabkan karena rakyat Indonesia tidak diberi kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang layak. Hal ini disengaja oleh para penjajah sehingga kita tetap terbelenggu dengan rantai kebodohan dan tidak bisa melepaskan diri dari belenggu penjajahan.

Sejarah membuktikan pula bahwa anak-anak bangsa dengan pendidikan yang tinggi ternyata muncul menjadi pelopor bagi perjuangan kemerdekaan bangsa ini. Ini merupakan suatu bukti bahwa pendidikan merupakan faktor utama yang harus dimiliki suatu bangsa untuk bisa tumbuh dan berkembang menuju masa depan yang cemerlang.

Guru sebagai pelaku terdepan didalam bidang pendidikan, haruslah mampu menjadikan dirinya maju dan bermutu agar pendidikan maju dan bermutu pula. Guru yang maju dan bermutu adalah guru yang senantiasa mau belajar dan terbuka untuk berbagai kemajuan di era globalisasi ini. Guru harus berani keluar dari zona aman untuk siap menghadapi perubahan karena kita ditugaskan untuk mempersiapkan generasi penerus yang akan menghadapi berbagai permasalahan dan kesulitan yang besar kemungkinan berbeda dengan zaman yang kita hadapi sekarang.

Judul di atas memprovokasi kita untuk berani melihat keadaan diri sendiri ketika berada di dalam kelas. Karena apa yang kita lakukan didalam kelas adalah dalam rangka mempersiapkan generasi penerus yang akan menghadapi hidupnya pada era 20 atau 30 tahun ke depan. Dimana saat itu Indonesia diharapakan telah mencapai masa yang disebut Indonesia Emas.

Maka tidak ada pilihan lain bagi seorang guru kecuali wajib terus belajar sepanjang hayatnya. Kewajiban untuk belajar terus menerus ini mengharuskan seorang guru senantiasa terlilit dengan kegiatan literasi. Sebagaimana kita ketahui kegiatan literasi bukanlah sekedar kegiatan yang hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis tetapi lebih jauh mampu menggunakan potensi serta skill yang dimilikinya.

Selain itu , seorang guru harus mampu menanamkan karakter yang kuat pada anak didiknya melalui pembelajaran yang dilakoninya di dalam kelas bersama mereka. Memasuki Indonesia emas yang sangat didambakan, individu yang muncul sebagai hasil pendidikan di sekolah haruslah individu –individu yang tinggi ilmu pengetahuannya (IPTEK) serta dalam iman dan taqwanya (IMTAQ). Paketan ini harus bisa disiapkan oleh para guru.

Karenanya, kita tidak butuh peramal-peramal nasib (selain hukumnya berdosa) untuk mengetahui keadaan bangsa ini ke depannya. Lihatlah bagaimana gurunya di dalam kelas, kita akan bisa meramal keadaan bangsa ini di masa mendatang.

Wallahu a’lam bishawab.

#edisimuhasabah#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 7 Agustus 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Alhamdulillah, keren Bu! Betul setuju. Guru belajar sepanjang zaman. Supaya siswa tak terabaikan, sebaliknya dibelajarkan.

07 Aug
Balas

Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro, ibu. Iya bu, semoga kita sehat-sehat selalu agar bisa terus belajar sepanjang waktu. Barakallah...bu guru.

07 Aug

Mantap Bunda ulasannya, dan terima kasih kembali dingatkan untuk menuju guru pembelajar.

07 Aug
Balas

Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro. Ini dalam rangka mengingatkan diri sendiri bahwa guru harus senantiasa belajar. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, pak guru.

07 Aug

Uraian yang sgt menarik bunda....Sgt memotivasi dan menginspirasi...

07 Aug
Balas

Alhamdulillah, jika demikian. Jazakumullah khoiron katsiro. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...bunda.

07 Aug

Kreenn tulisannya Bu...Murid butuh keteladanan dri guru. Ada yg terlupa saat guru mentransformasi ilmu pengetahuan yakni ADAB. Utamakan adab sebelum ilmu. Begitulah kira2 pesannya Ibunda Imam Malik saat memberikan nasehat ketika anaknya akan pergi menuntut ilmu. Tabik.

07 Aug
Balas

Alhamdulillah, Jazakumullah khoiron katsiro atensinya. Semoga tercapai generasi yang tinggi IPTEK dan dalam IMTAQnya. Aamiin ya robbal alaamiin. Salam sehat dan sukses selalu. Ini masukan yang luar biasa dari "alumni siswa" SMAN 14 Medan. Ibu banyak belajar dari kalian. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

08 Aug

Mantap surantap Bunda..... Makasih sudah diingatkan menjadi guru pembelajar yang baik

07 Aug
Balas

Mantap surantap Bunda..... Makasih sudah diingatkan menjadi guru pembelajar yang baik

07 Aug
Balas

Mantap surantap Bunda..... Makasih sudah diingatkan menjadi guru pembelajar yang baik

07 Aug
Balas

Mantap surantap Bunda..... Makasih sudah diingatkan menjadi guru pembelajar yang baik

07 Aug
Balas

Waah...semangat ni bunda. Sampe dobel- dobel komennya...hehehe. Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro untuk atensinya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...bunda.

07 Aug

Subhanaalloh...luar biasa uraianya. Ini adalah pencerahan yang kuat dan mengena.

07 Aug
Balas

Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro untuk atensinya pak guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah....pak guru.

07 Aug

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali