Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Belajar Mendidik Anak dari Luqman Al Hakim (Bagian 2 )

Belajar Mendidik Anak dari Luqman Al Hakim (Bagian 2 )

Mutiara hikmah yang diwariskan Luqman pada anak-anaknya sungguh luar biasa. Menjalani hidup di dunia menuju kehidupan yang kekal di akhirat haruslah memiliki bekal yang cukup. Setelah memiliki aqidah yang kuat dengan tidak menserikatkan Allah SWT dan melaksanakan shalat serta selalu merasa bahwa Allah SWT maha mengetahui apa yang kita lakukan, nasehat Luqman yang lain kepada anak-anaknya masih bisa kita temukan dalam ayat surah dan ayat yang sama yaitu surah Luqman ayat 17 sebagai berikut :

1. Manusia sebagai mahluk sosial yang senantiasa selalu berhubungan dengan orang lain di luar dirinya, Luqman mengingatkan anak-anaknya agar berani mengajak sesamanya untuk berbuat kebajikan dan mencegah kemungkaran. Memiliki sifat sabar dalam menghadapai berbagai persoalan hidup, karena yang demikian itu diwajibkan oleh Allah SWT. Jika kita tidak memiliki sifat sabar, bukan tidak mungkin akan mendatangkan kedurhakaan kepada Allah SWT. Nauzubillah.

2. Kepada anak-anaknya Luqman juga menasehatkan agar menjunjung akhlak dan budi pekerti yang baik. Karena ternyata kedudukan orang yang berakhlak mulia sangat dicintai oleh Rasulullah SAW sebagaimana hadits, Rasulullah SAW ,”Sesungguhnya yang paling aku cintai dan yang paling dekat posisinya dariku pada hari kiamat nanti adalah yang paling mulia akhlaknya.” (HR.At Turmudzi, no. 2018) )

Menjaga akhlak mulia dengan tidak bersikap sombong dan angkuh, diabadikan Allah pada ayat 18 . Sombong dan angkuh adalah penyakit hati yang sangat berbahaya karena sombong dan angkuh akan dapat menghantarkan pemilik sifat ini untuk tidak mengakui keberadaan dan kehebatan orang lain serta mengingkari bahwa dirinya hanyalah seorang hamba sang Khaliq semata. Hanya sang Khaliq lah yang berhak sombong.

Tidak hanya itu, bahkan Luqman menasehati anak-anaknya agar berjalan dengan cara yang baik dan lemah lembutlah dalam bertutur kata, karena ternyata cara berjalan dan bicara kita dapat pula mengganggu dan menyinggung perasaan orang lain. Nasehat ini dapat kita lihat pada ayat berikutnya yaitu ayat 19.

Subhanallah, betapa bijaksananya seorang Luqman Al Hakim dalam membekali anak-anaknya untuk mengarungi samudera kehidupan ini. Semoga kita dapat mengambil mutiara hikmah ini yang Allah SWT telah menjaminnya agar kita bisa hidup bahagia di dunia dan akhirat,

Wallahu a’lam bishawab

#edisimuhasabah#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 11 Juli 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Jazakillah khair Bu. Sangat bermanfaat. Baarakallah.

11 Jul
Balas

Alhamdulillah, jazakillah khoir....ibu jika demikian. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

11 Jul

Barokallah bu Hajjah, sangat bermanfaat

11 Jul
Balas

Alhamdulillah, jazakallah khoir...pak haji. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

11 Jul

Terima kasih pencerahannya Bunda ....

11 Jul
Balas

Sami-sami pak guru. Alhamdulillah, jazakallah khoir. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

11 Jul

Terima kasih ilmunya bu Nana, terbangun malam saya sempatkan membaca postingan teman2 di sini. Tapi beberapa saja yang saya konentari. Yang pasti postingan ibu tak kan terlewati.

11 Jul
Balas

Alhamdulillah, komentar bu Eko pun selalu kunantikan. Indahnya silaturahim. Jazakillah khoir...bu guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

11 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali