Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Catatan Tarawih Malam ke-4 : Dunia ini Hanya Perhiasan

Catatan Tarawih Malam ke-4 : Dunia ini Hanya Perhiasan

Hakikat puasa pada bulan Ramadhan, tiada lain diperolehnya gelar taqwa sebagaimana firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Namun, tidak semudah itu untuk mencapai gelar taqwa. Sejak awal kedatangannya hingga di akhir Ramadhan nanti, banyak babak penyisihan yang harus dilewati.

Pada hari ke-3 Ramadhan ini, sebagai contoh. Siang tadi, suhu udara sangat tinggi. Untuk bisa menuntaskan puasa di hari yang sangat terik, butuh kekuatan fisik dan kesabaran hati. Bukan tidak banyak yang “budi” alias buka diam-diam. Itu sebabnya, Allah menjanjikan bahwa pahala ibadah puasa ini untuk-Nya. Karena hanya Allah yang mengetahui seseorang puasa atau tidak. Berbeda dengan ibadah lainnya yang bisa diamati oleh orang lain.

Sungguh Allah Maha Besar. Setelah panas yang begitu terik tadi sehingga membuat orang lemah tak berdaya, menjelang waktu berbuka langit pun mulai meredup. Tak terbendung, rinai pun turun. Semakin lama semakin bertambah deras. Situasi seperti ini, sangat mendukung untuk tidak berangkat ke masjid melaksanakan qiyamullail. Inilah salah satu hal yang termasuk ke dalam babak penyisihan tadi.

Maka, ketika Ramadhan datang layaknya tamu agung yang membawa keberkahan, kita pun mempersiapkan diri agar dapat melayaninya dengan baik.

Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam mengajarkan doa yang dizikirkan ketika Ramadhan tiba.

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا باليُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلامَة والإِسْلَامِِ ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

“Ya Allah, tampakkan bulan kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabmu (wahai bulan sabit) adalah Allah.” (HR. At Tirmidzi 3451)

Mutiara hikmah dari doa ini, berharap kedatangan Ramadhan akan membawa keberkahan, keteguhan iman dan keselamatan serta ketetapan dalam Islam.

Pertama, keberkahan di bulan Ramadhan. Bagi orang yang beramal ikhlas hanya karena Allah semata, akan mendatangkan ketenangan di hati. Hati yang tenang akan senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan, fastabiqul khairat.

Kedua, keimanan yang kokoh. Karena iman bisa naik dan turun. Saat keimanan sedang naik, seseorang bisa seperti malaikat. Namun, ketika iman manusia turun, ia bisa lebih rendah daripada hewan. Itu sebabnya kita memohon kepada Allah agar diberi iman yang kokoh.

Ketiga, keselamatan dalam hidup. Sebagai contoh, banyak orang yang sehat namun tidak selamat (bisa) ke masjid. Bersyukur kita, jika sehat dan selamat hingga bisa beribadah dengan baik. Bermunajat agar keselamatan senantiasa mengiringi selama di dunia hingga kehidupan akhirat kelak.

Keempat, ketetapan hati di dalam Islam sebagai agama sejak terlahir di dunia hingga ajal menjemput.

Semoga datangnya bulan Ramadhan dapat pula menjadi muhasabah bagi kita akan apa yang telah dilakukan selama sebelas bulan sebelumnya. Merenung dan mengambil ibrah bahwa dunia ini hanyalah perhiasan. Sesungguhnya, amal-amal shaleh adalah lebih baik nilainya di sisi Allah.

Firman Allah Subhanahu wataala dalam surat Al Kahfi ayat 46:

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.

(Disarikan dari ceramah Al Ustadz Muhammad Rasyid Ridho, MA, di masjid Al Muqorrobin Asrama Polisi Pasar Merah, Medan)

Wallahu a’lam bishowab.

#edisitarawih#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, Malam 4 Ramadhan 1440 H/ 9 Mei 2019.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Subhanallah, selalu memberikan kesejukan hati tulisan Kakak nih. Muhasabah diri yang sangat diperlukan agar berjalan di atas ridha-Nya. Teruntai doa untuk Kakakku tercinta agar tercurah rahmat Allah untuk Kakak semoga diberi kesehatan dan barakallahu fiik

09 May
Balas

Alhamdulillah. Hanya menuliskan kembali ceramah Al Ustadz, Deq. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan doa yang tiada henti. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Deq.

09 May

Alhamdulillah, terima kasih bunda Rai tulisan yang sangat bermanfaat. Barakallah, sehat dan sukses selalu.

09 May
Balas

Alhamdulillah, sami-sami....Bunda Rita. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan doanya. Salam sehat, bahagia dan sukses selalu. Barakallah, Bunda Rita.

09 May

Mantab Jiwa, Bagi orang yang telah iksan akan tahan tidak buka puasa, meskipun kesempatan ada dan tak seorangpun melihatnya. Tulisan yang rinci dan komplit.

09 May
Balas

Betul, Pak Guru. Itu sebabnya, ibadah puasa hanya Allah yang mengetahui. Jazakallah khoir untuk kunjungannya. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Pak Gupres.

09 May

Aamiin, semoga Ramadhan tahun ini kita menjadi lebih baik dari sebelumnya, semoga kita selalu dalam keadaan sehat untuk menjalani ibadah dibulan suci ini y bun...aamiin

09 May
Balas

Aamiin ya robbal alaamiin. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan doanya. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bunda Priska.

09 May

Terima kasih selalu berbagi Uthi hebat. Barakallah

09 May
Balas

Alhamdulillah, sami-sami Bunda. Jazakillah khoir untuk kunjungannya. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bunda Fera.

09 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali