Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
CERITA SAMPAH DI NEGERI PERI BUNGA

CERITA SAMPAH DI NEGERI PERI BUNGA

Peri Bunga sangat terkejut ketika beberapa pengawal mengabarkan padanya bahwa aroma semerbak bunga di negeri itu akan segera terkalahkan oleh bau busuk yang menyebar dari tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh para penduduk. Peri Bunga pun sangat marah karena hal ini pastilah akan menjatuhkan reputasinya di mata peri-peri yang lain. Apa yang akan dia katakana jika nanti bertemu dengan peri-peri yang lain dalam konprensi para peri yang selalu diadakan di negerinya pada setiap musim semi ? Mau ditaruh kemana wajahnya nan elok rupawan ?

Peri Bunga segera mngumpulkan para cerdik pandai dan tokoh masyarakat di negeri itu untuk bermusyawarah menemukan solusi agar masalah sampah ini segera diatasi sebelum musim semi tiba. Bagi Peri Bunga hal ini sangatlah penting. Bukan saja karena konprensi para peri yang selalu diadakan di negerinya pada setiap musim semi. Tetapi juga lebih kepada bagaimana cara mengatasi masalah sampah karena setiap harinya pastilah dari tiap-tiap rumah penduduk dihasilkan sampah-sampah. Peri Bunga sangat menginginkan agar penduduknya memiliki budaya bersih diri dan bersih lingkungan.

Dari hasil musyawarah para cerdik pandai dan tokoh masyarakat tersebut maka didapatkan Keputusan Peri yang segera akan diumumkan dan dilaksanakan di seluruh pelosok Negeri Peri Bunga.

1. Setiap Rumah Tangga diwajibkab melakukan pemilihan dan pemilahan sampah dengan benar.

2. Sampah harus dipilih dan dipilah dengar benar sesuai jenisnya. Ada 4 jenis yang disepakati, yaitu :

a. Sampah organik yang terdiri dari sisa-sisa makanan atau pun sayur-sayuran yang bisa membusuk.

b. Sampah-sampah kertas dan plastik.

c. Botol kaca dan kaleng.

d. Alat-alat Rumah Tangga dan barang-barang elektronik.

3. Setiap penduduk harus mematuhi jadwal pembuangan sampah yang sudah ditetapkan. Sampah harus diletakkan dengan rapi di depan rumah masing-masing dan akan ada Petugas Keliling yang mengambilnya.

4. Lahan-lahan kosong yang selama ini menjadi tempat pengumpulan sampah liar segera akan ditanami berbagai jenis bunga.

5. Jadwal Pembuangan Sampah :

a. Hari Senin- Sabtu , semua sampah organik boleh dibuang dengan catatan dilarang keras mencampurnya dengan sampah-sampah an organik. Karena sampah-sampah organik ini akan diolah menjadi kompos yang pastinya sangat berguna di negeri Peri Bunga.

b. Hari Selasa dan Kamis : Sampah kertas dan plastik.

c. Hari Rabu dan Jum’at : Sampah botol kaca dan kaleng.

d. Hari Sabtu : Sampah barang-barang Rumah

Tangga dan elektonik.

6. Bagi penduduk yang tidak mematuhi jadwal pembuangan sampah menurut jenisnya atau tidak memilih dan memilah sampahnya, sampah itu tidak akan diambil petugas dan dibiarkan tetap berada di depan rumahnya. Dengan demikian akan diketahui siapa yang tidak disiplin.

7. Kepada semua guru, cerdik pandai, tokoh masyarakat dan pemuka agama diwajibkan secara konsisten memberikan himbauan-himbauan kepada penduduk negeri Peri Bunga tentang pentingnya masalah kebersihan lingkungan.

8. Kepada semua penduduk harus menyadari bahwa kebersihan adalah sebahagian dari iman.

9. Peri Bunga akan memberikan hukuman yang setimpal jika ada penduduk yang tidak mematuhi Keputusan Peri bunga ini.

Keputusan Peri Bunga ini pun segera disampaikan ke seluruh pelosok negeri untuk dilaksanakan. Peri Bunga sangat bahagia karena dengan bimbingan dan pengawasan yang terus menerus ternyata penduduknya semakin menyadari bahwa KEBERSIHAN ADALAH SEBAHAGIAN DARI IMAN. Negeri Peri Bunga pun kembali dipenuhi aroma semerbak bunga yang memenuhi negeri itu karena tidak ada lagi sampah. Semua sampah sudah dikelola dengan baik berawal dari pemilihan dan pemilahan sampah itu sendiri. Peri Bunga pun bersiap-siap menyambut Konprensi para Peri di musim semi yang segera akan datang. Yang paling penting bagi Peri Bunga, penduduknya kini sudah memiliki budaya hidup yang bersih dan sehat.Wallahu a’lam bishshowab.

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 12 April 2018.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bagus dibaca anak-anak. Menginspirasi

15 Apr
Balas

Alhamdulillah, jazakillah khoir...bunda. Baarakallah.

15 Apr

Buat buku bunda pendidikan karakter anak terhadap kepedulian lingkungan melalui cerita

15 Apr
Balas

Alhamdulillah. Jazakillah khoir...usulnya Pak Mulya menyemangati sekali. Ok...,nanti saya coba buat tulisan yang lain. Baarakallah.

15 Apr

Kreatif bunda. Hebat....

15 Apr
Balas

Alhamdulillah, jazakillah khoir...bunda. Baarakallah.

15 Apr

Luar biasa bercerita sambil mengedukasi masalah kebersihan

15 Apr
Balas

Alhamdulillah....jazakillah khoir Pak. Baarakallah.

15 Apr

Lewat dongeng terdapat pesan penting ya bunda...

15 Apr
Balas

Alhamdulillah, jazakillah khoir ...bunda. Harapannya begitu. Baarakallah...bunda.

15 Apr

Luar biasa ceritanya.... penuh inspirasi.....

17 Apr
Balas

Luar biasa ceritanya.... penuh inspirasi.....

17 Apr
Balas

Luar biasa ceritanya.... penuh inspirasi.....

17 Apr
Balas

Alhamdulillah. Jazakillah khoir...bu. Baarakallah.

17 Apr

Bagus bu:)

15 Apr
Balas

alhamdulillah..., jazakillah khoir. Baarakallah....Haviza.

15 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali