Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Inilah Cerita Hati

Inilah Cerita Hati "ADIRAI" Episode 1 : JUJUR DAN DISIPLIN ITU PRIORITASKU oleh SEKAR LINAHTADIYA

Ketika aku mulai menularkan virus literasi pada anak-anak didikku, ternyata banyak yang bisa terjangkiti. Selanjutnya tinggal bagaimana usaha membimbing dan mengarahkan potensi mereka sehingga mampu berkarya dengan baik dan yang paling penting bisa menciptakan lingkungan sekolah yang ramah gerakan literasi.

Dimulai dengan Murni Handayani siswa kelas VIII-2 yang sudah mencoba memposting tulisannya di gurusiana , berikut diikuti oleh teman sekelasnya Rifky Anwar, Alda Amanda dan Mukhlas Ali Nasution. Meski tulisan mereka masih sederhana sekali namun cukup menggembirakan sebagai petunjuk bahwa virus literasi itu sudah mulai mewabah.

Sekarang, di tanganku ada banyak cerita hati para adirai yang mereka kumpulkan , sebagai ungkapan semua rasa yang ada di hati. Jenis ceritanya pun beraneka ragam , dari mulai pengalaman masa kecil, persahabatan,sekolah hingga falling in love yang mereka rasakan karena virus ‘merah jambu’ mulai menyerang hati mereka.Ada harapan di hatiku, cerita-cerita hati mereka dapat dijadikan Antologi yang apik dan menarik. Semoga.

Inilah cerita hati Adirai episode 1 :

Judul : JUJUR DAN DISIPLIN ITU PRIORITASKU

Penulis : SEKAR LINAHTADIYA

( Sekar Linahtadiya , siswa kelas VIII-2 SMP

BUDISATRYA Medan dengan prestasi sebagai

Pemegang peringkat 1 di kelasnya dan pernah

Sebagai juara umum 1 sewaktu naik ke kelas VIII.
Satu lagi cerita tentang Sekar yang pasti buat para

Gurusianer senang sekaligus bangga, Sekar itu

Anak seorang guru ).

“Rani…!” teriak papa yang berdiri di samping mobil dengan stelan jasnya yang rapi sambil melihat arloji miliknya. “Iya….pa,” jawabku. “Ayo cepat sudah jam berapa nih..,?” kali ini kulihat papa sudah langsung masuk ke dalam mobil. “Iya pa,” sahutku sambil berlari bergegas menyusulnya kedalam mobil

Yah…begitulah, papaku orangnya memang sangat disiplin dengan waktu. Tidak seperti diriku yang sering lalai dan tidak memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Ah…, mudah-mudahan aku kelak bisa seperti papa. I love you , pa.

Oh..iya perkenalkan namaku Rani Fadyani , yah cukup panggil Rani aja. Aku dilahirkan di kota Medan , 14 September 2005. Aku anak pertama dari satu bersaudara ( hehehe…anak tunggal). Tapi aku berharap tidak demikian. Jadi anak tunggal itu gak enak banget. Apa-apa sendirian. Didalam hatiku selalu berharap semoga Allah akan kasih aku adik supaya aku tidak sendirian.

Saat sampai di sekolah, aku langsung menjumpai sahabat-sahabatku yaitu Lili, Iza, Jwa, dan Nanda. Kulihat mereka sedang mengerjakan tugas IPA yang diberikan oleh bu Hana. Dan saat itu juga aku memutarkan memoriku kembali. Oh…iya bu Hana memberikan tugas IPA. Langsung aku mengambil buku tugasku dan memeriksanya. Ternyata aku sudah menyelesaikan tugas itu tadi malam, Alhamdulillah. Tetapi ternyata ada 2 soal yang belum kujawab. Aku langsung menyelesaikan tugas itu dalam waktu 5 menit.

Bel berdering ,’Untung saja aku sudah menyelesaikan tugas-tugasku,’ ucapku dalam hati. Bu Hana pun masuk ke dalam kelas kami dan kami mulai pelajaran dengan berdo’a terlebih dahulu. Selesai berdo’a , bu Hana menagih tugas-tugas kami. Sebelum tugas-tugas kami dikumpulkan , Bu Hana bertanya ke setiap bangku. Saat tiba di bangkuku, bu Hana bertanya,’Apakah tugas ini dikerjakan di rumah . Setelaah pertanyaan itu dilontarkan seketika mulutku terdiam, hatiku membisu dan kepalaku tertunduk. Aku ingin jawab ya, tapi hatiku bilang tidak . Aku ingin jawab tidak tapi hatiku bilang ya. Aduuh…,gimana ini sih.

Bu Hana bertanya kembali, “Rani.., apakah tugas ini dikerjakan di rumah ?”. Lagi-lagi aku diam membisu seperti ada yang membungkam mulutku. Aku ingin jujur tapi koq aku gak mampu mengatakann ya. Sebaliknya aku juga gak ingin membohongi guruku. Bu Hana bilang, aku harus menemuinya sepulang sekolah nanti di kantornya.Aku mengangguk ragu. Kami pun mulai membahas soal-soal dan dibimbing oleh bu Hana.

Sepulang sekolah, aku segera menuju ke kantor guru dan menunggu bu Hana dengan perasaan yang bercampur aduk. Bingung, sedih dan takut. Tak lama kemudian bu Hana datang dengan menyandang tas ranselnya yang berwarna biru. Sekarang bu Hana sudah duduk di hadapanku. Saat itu juga kepalaku tertunduk malu, sedih dan takut.

“Rani…, ibu tahu tugasmu tidak kamu selesaikan di rumah, betul begitu kan,?” , tanya bu Hana seakan-akan menodongku. Lantas bu Hana melanjutkan lagi,” Belakangan ini ibu lihat kamu sering seperti itu . Rani orang yang pintar pun akan bisa menjadi bodoh jika dia tidak bisa mengatur dirinya dengan baik. Jika kamu terus menerus seperti ini bukan tidak mungkin peringkat 1 yang sekarang kamu pegang akan terlepas dari tanganmu,” panjang lebar bu Hana menasehatiku. Aku terdiam mendengarkannya dan kemudian aku berkata, “Iya..Ibu, ma’afkan Rani. Rani janji gak akan mengulangi semua ini. Rani akan selalu jujur dan disiplin..bu,” aku mengucapkan janjiku tanpa diminta bu Hana. “Ya sudah, sekarang Rani boleh pulang, dan ingat janjimu.Semua itu untuk keberhasilan dirimu. “ bu Hana menyudahi nasehatnya. “Iya..ibu, terimaksih,” pamitku lalu mencium tangan bu Hana.

Saat di perjalanan pulang aku pun ingat kedua orang tuaku yang juga selalu memberikan nasehat yang sama seperti bu Hana. Papa pun selalu mencontohkan kedisiplinannya padaku. Mama yang selalu mengajarkan kejujuran padaku. Papa, mama, love you…mmmuuaaacchhh.

Nantikan Cerita Hati ADIRAI episode selanjutnya yaa...baarakallah.

Rumahku, bahagianyajadiguru, 15 April 2018.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Luar biasa..bagus sekali. Salam untuk sekar dari Bucan..hehe

15 Apr
Balas

Alhamdulillah. Jazakillah khoir...bucan. Baarakallah.

15 Apr

Bagus bu....memang bagusnya disalurkan. Ngomong 2, model gurusiana khusus anak, sdh ada blm ya? Biar sy menyebarkan virus nulis utk murid2 sy juga.

15 Apr
Balas

Alhamdulillah..., kayaknya belum ada gurusiana khusus anak. Begini saja la bunda sementara caranya. Rencana saya, tulisan yang sudah diunggah di gurusiana akan saya tunjukkan di kelas dengan infocus supaya nular ke anak-anak yang lain. Jazakillah khoir atas atensinya bunda. Baarakallah. Kalau tadi bunda nulisnya setelah nyuci, ni saya nulisnya sambil nyuci...hehehe..semangat..semangat.

15 Apr

Subhanallah. Sht bagus Bu. Smg smakin suksed dan barakah. Aamiin3

16 Apr
Balas

Alhamdulillah...., jazakillah khoir. Aamiin 3, do'a yang sama untuk ibu juga, semoga sehat dan sukses selalu. Baarakallah...ibu.

16 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali