Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Panitia Kelas Editor Perdana IPPSU Buktikan Cinta Lingkungan
Gambar: Tumpukan sampah plastik di pinggiran sungai. Sumber: www.greeners.co

Panitia Kelas Editor Perdana IPPSU Buktikan Cinta Lingkungan

Dalam waktu dekat, Ikatan Pendidik Penulis Sumatra Utara (IPPSU) akan menggelar kelas editor untuk pertama kalinya. Direncanakan pelatihan tersebut digelar pada tanggal 7-8 September 2019.

Berangkat dari tekat untuk menghidupkan literasi di bumi bertuah Sumatra Utara, kelas editor pun dipersembahkan bagi perbaikan kualitas tulisan para pendidik yang tergabung di IPPSU.

Hajatan IPPSU ini, dikomandoi TIM DIKLAT IPPSU yang diketuai Bunda Mahniar Sinaga, M.Si dan Bunda Sri Rahayu, MA yang energik sebagai sekretaris.

Ketika panitia kelas editor mensosialisasikan hal-hal yang perlu dipersiapkan kepada peserta di grup WA, ada hal yang beda dari pelatihan pada umumnya.

Terobosan baru yang ditempuh panitia kelas editor perdana di Sumatra Utara ini, membuktikan bahwa panitia terdiri dari orang-orang yang peduli terhadap lingkungan. Bukan sekadar teori, tetapi dibuktikan dengan tindakan nyata.

Alhasil, apa yang dilakukan oleh panitia tersebut, akhirnya menginspirasi hadirnya tulisan sederhana ini.

Banyak orang yang tidak terpikir akan tindakan kecil namun berdampak besar bagi berlanjutnya kelestarian alam ini. Bahwa panitia tidak menyediakan air minum kemasan dengan kompensasi pemberian botol minuman dan isi ulang, sungguh merupakan tindakan yang sangat positif dalam hal turut serta menjaga dan melestarikan lingkungan.

Penggunaan plastik yang saat ini sudah sangat melimpah jumlahnya, jelas-jelas mengancam lingkungan. Karena ternyata limbah plastik memberikan dampak yang sangat buruk bagi lingkungan.

Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah plastik, antara lain:

1. Tercemarnya tanah oleh racun-racun dari partikel plastik, berpotensi untuk membunuh mikroba dan berbagai jenis pengurai di dalam tanah, termasuk cacing. Sehingga menyebabkan hilangnya kesuburan tanah.

2. Terganggunya jalur penyerapan air ke dalam tanah.

3. Sampah plastik yang memenuhi tanah, akan menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah. Selain itu juga membatasi ruang gerak mahluk pengurai di dalam tanah, sehingga dapat mengurangi kesuburan tanah.

4. Asap dari pembakaran sampah plastik akan mencemari lingkungan yang akan mengganggu sistem pernapasan, kanker, pembengkakan hati dan gangguan sistem saraf pada manusia.

5. Sampah plastik yang dibuang sembarangan ke sungai mengakibatkan pendangkalan air sungai dan penyumbatan yang sangat besar kemungkinan akan menyebabkan banjir apabila turun hujan.

6. Apabila plastik tertelan oleh hewan-hewan air dan mati, plastik tersebut tidak akan hancur di dalam tubuhnya yang akan menjadi bangkai dan meracuni hewan lainnya bahkan manusia yang ada di sekitarnya.

7. Bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam plastik, seperti styrene trimer, bisphenol A, dan sebagainya akan dapat meracuni air sehingga menyebabkan kualitas air menjadi buruk. Padahal air menjadi sumber kehidupan sehari-hari.

Demikian berbahayanya sampah plastik bagi kelestarian lingkungan sehingga sudah saatnya kita menyadari dan melakukan tindakan-tindakan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan disebabkan karena sampah plastik.

Sebelum keadaan menjadi semakin buruk, mari bersama-sama kita lakukan upaya, antara lain:

1. Mengurangi penggunaan plastik, seperti yang dilakukan oleh panitia kelas editor IPPSU, yaitu tidak menyediakan air minum kemasan melainkan dengan kompensasi pemberian botol minuman dan air minum isi ulang. Ketika berbelanja sebaiknya membawa tas atau kantongan plastik sendiri dari rumah.

2. Melakukan daur ulang bagi sampah plastik menjadi alat-alat atau benda yang dapat dipergunakan lagi. Seperti tas, bunga, aksesoris, dan sebagainya.

3. Tidak membuang sampah plastik di sembarang tempat.

4. Tidak melakukan pembakaran sampah plastik yang dapat menyebabkan polusi udara.

5. Membuat kantongan plastik bio-degradable yaitu plastik hingga batas waktu tertentu.

Semoga upaya-upaya yang kita lakukan dapat mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh sampah plastik. Semuanya harus kita upayakan sedini mungkin. Jika tidak sekarang, kapan lagi. Jika tidak kita, siapa lagi yang akan menjaga kelestarian alam ini?

Wallahu a’lam bishowab.

#edisicintalingkungan#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 25 Agustus 2019.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

masuk ibu guru biologi yang selalu bersahaja lope..lope trus ya kak.. ,

25 Aug
Balas

Lope...lope yu juga...Deqquuuu. ❤❤❤ Insya Allah, lope-lope diantara kita terus terjaga. Ini tulisan biasa. Gak secetar "Berlian dari Sampah" karya Deqquuu. Ketemu kita ya...di kelas editor. Jazakillah khoir telah berkunjung di lapak sederhana ini. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah..., Deqquuu.

25 Aug

Medan nih mantaps, dengan IPPSU sebagai penggerak literasi namun peduli lingkungan hingga tidak dicap sebagai تقولون ما تفعلون artinya tidak sebatas omongan belaka, namun dibuktikan. Teruntai doa untuk Kakakku tercinta agar tercurah rahmat Allah terlimpah untuk kesehatan Kakak dan barakallahu fiik

26 Aug
Balas

Alhamdulillah, semoga upaya pelestarian lingkungan dapat kita kita lakukan bersama. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan doa tiada henti. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Deqquuu.

26 Aug

Uwow.. Setuju Uthi...Bumi sudah penat dengan sampah plastik...Semoga sukses acaranya...Salam sehat dan sukses selalu...Barakallah Uthi Rai...

25 Aug
Balas

Betul...Budhe, sampah plastik kian hari kian menggunung. Sudah saatnya kita peduli untuk mengurangi penggunaan plastik. Jazakillah khoir untuk kunjungannya, Budhe. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Budhe Rini.

26 Aug

Terimakasih atas apresiasinya yang sedemikian rupa Bu Ray. Semoga sehat selalu sehingga bisa bertemu di September ceria

25 Aug
Balas

Sami...sami.., Bu Ayu. Panitia kelas editor memang BUKAN PANITIA BIASA. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan doanya. Kita ketemu di September ceria. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bu Ayu.

25 Aug

Alhamdulillaah.. Kita dipertemukan dgn orang2 yg peduli terhadap lingkungan dan selalu berpikir positif. SALUT IPPSU Barakallah bunda Raihana....

25 Aug
Balas

Alhamdulillah..., sepakat Bunda Vera. Bahagia dan beruntung dipertemukan dengan orang-orang hebat yang peduli terhadap lingkungan dan selalu berpikir positif. Jazakillah khoir untuk kunjungannya di tulisan sederhana ini, Bunda. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bunda Vera.

25 Aug

Syukron Bunda. Sebab, bumi sudah di teror oleh global warming. Semoga tulisan Bunda , mendukung program kita dalam membumikan literasi, khususnya literasi sains. Penggunaan wadah tepat guna demi menjaga bumi. Amin

25 Aug
Balas

Aamiin ya robbal alaamiin. Mari bersama kita selamatkan bumi, ya...Bu Guru syantiiiqqq. Kalau bukan kita siapa lagi? Jazakillah khoir untuk apresiasinya. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bu Guru syantiiiqqqqq. ❤❤❤

25 Aug
search