Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Positif Terinfeksi Virus Gurusiana
Dokumen pribadi

Positif Terinfeksi Virus Gurusiana

Hari yang sama 27 Desember setahun yang lalu, hari dimana pertama kali aku bergabung di rumah besar para guru ini, Gurusiana.

Berawal dari rasa baper karena saat itu semua rekan kerja benar-benar manfaatkan waktu liburnya untuk travelling ke luar daerah. Sementara aku tak bisa lakukan itu.Tinggallah aku sendiri yang mengikuti jejak perjalanan mereka dari foto-foto yang diunggah. Wuiiih...hati ini.

Saat rasa baper mencapai puncak tertinggi, aku bertemu gurusiana. Mencoba dan memberanikan diri untuk urun rembuk mengirimkan tulisan yang bermodal nekat.

Meski tak berbekal teori tulis menulis sama sekali, kebaperanku sanggup membawaku terdampar di bumi gurusiana. Tulisanku yang apa adanya, terasa gamang berada di situ. Virus Gurusiana, menjadi judul tulisan yang kuunggah untuk pertama kalinya.

Bukan tanpa alasan aku memilih judul tersebut. Berharap ada hikmah di balik kata virus. Mahluk hidup super mikroskopis itu, jika menginfeksi ke dalam sel-sel tubuh akan menjangkitkan penyakit yang sulit untuk diberantas.

Demikian pula harapanku, ketika terinfeksi virus gurusiana, kuberharap semangat literasi akan merasuk ke sel-sel tubuh hingga sulit untuk dihilangkan.

Kulalui hari-hari yang berjumlah 365 itu, dengan mencoba istiqomah untuk terus menulis. Berkualitas atau tidak, konon pula bermakna atau tidak tulisan-tulisanku, aku tak pernah tahu. Karena gurusiana memang sangat ramah dan terbuka untuk menerima tulisan para gurusianer.

Perlahan tapi pasti, aku merasakan virus itu benar-benar menggerogoti sel-sel tubuhku. Virus itu mampu membuatku sakaw karena ketergantungan yang ditimbulkannya. Tak ada hari yang kulewati tanpa menulis, jika bukan karena tubuhku benar-benar sakit. Hari ini, kupastikan diriku positif terinfeksi virus gurusiana.

Bukan tanpa aral yang melintang kulalui 365 hari tersebut. Terkadang, semangat itu hilang jika membandingkan tulisanku yang lugu dengan tulisan-tulisan gurusianer lain yang tampil menawan. Lain waktu, hinggap pula rasa malu karena berani menulis meski tanpa modal pengetahuan tentang dunia tulis menulis.

Tak jarang aku merasa kerdil karena yang kutuliskan pun hanyalah keseharian belaka, jauh dari kata spektakuler apalagi cetar membahana.

Aku juga tidak memiliki segudang prestasi yang bisa diceritakan seperti banyak penulis lainnya. Aku benar-benar tampil apa adanya bukan ada apanya. Karena memang aku tak punya apa-apa.

Sering kutuliskan kata #edisikuatkanhati# di ujung tulisanku, disebabkan aku memang sedang berusaha menguatkan hati untuk tetap berada di gurusiana tercinta ini.

Meski sendiri, aku berusaha untuk menularkan virus ini pada siswa-siswaku. Tipis-tipis kusebarkan virus literasi itu. Hingga di tanggal 15 April 2018 aku berhasil menginfeksi siswa pemegang rangking 1 umum SMP Budisatrya saat itu yaitu Sekar Linahtadiya kelas VIII-2 dengan tulisannya berjudul Jujur dan Disiplin itu Prioritasku.

Beberapa siswa ada yang langsung pula masuk ke akun gurusiana. Namun untuk mengunggah sendiri tulisannya, mereka belum percaya diri. Alhamdulillah, hingga kini sudah ada 19 tulisan yang diunggah di gurusiana di bawah bendera ADIRAI ( Anak Didik Bu Rai ).

Setelah itu, kutemukan pula beberapa anggota ADIRAI sudah berani mengunggah tulisannya sendiri. Beberapa gurusianer hebat seperti Pak Edi Prasetyo, Pak Mulya, dan Pak Ahmad Syaihu berkesempatan pula memberikan komentar pada tulisan mereka saat itu. Alhamdulillah, aku patut bersyukur akan hal ini.

Kupikir, harus ada apresiasi untuk geliat literasi mereka ini. Sekecil apapun usaha seseorang untuk berkarya, memang harus dihargai. Kukatakan pada mereka bahwa aku àkan berusaha kumpulkan tulisan mereka menjadi buku antologi yang nantinya dapat menghuni perpustakaan sekolah.

Kubayangkan dalam benak mereka, “Adik-adik kelas pasti akan bangga miliki kakak kelas yang berkarya. Meski nanti kalian sudah menamatkan sekolah di sini, namun nama kalian akan terus dikenal oleh adik-adik kelas, karena tertulis di buku yang mereka baca.”

Semangat mereka tumbuh demi mendengar penjelasanku. Kini, di tengah liburan ini mereka pun mulai membuat tulisannya kembali. Di grup WA mereka, anjuran untuk menyetor tulisan agar bisa dibuat buku, kujadikan gambar yang mengawali tulisan ini. Aku tersenyum bangga melihatnya.

Jika siswaku pun sudah terjangkit akan virus ini, akankah aku tega membiarkan mereka ? Tidak, aku tidak akan membiarkan mereka. Aku bertekat akan segera terbit satu buku antologi karya mereka dengan judul Inilah Cerita Hati ADIRAI. Bismillah.

Bagi diriku sendiri, terinfeksi virus gurusiana ini membuatku menabung tulisan yang tidak seberapa. Hari ini setelah 365 hari, kuingin membongkar tabungan itu. Apa yang bisa kubuat dengan hasil tabunganku itu?

Beberapa rencana yang kubuat dari hasil tabunganku:

1. Inilah Cerita Hati ADIRAI

2.Bu Arin, Ini Bukan Cinta Biasa

3. Sulaman Takdir Terindah

4. Kisah Kasus di Sekolah

5. Rajutan Hifa Literasi Guru Biologi

6.Bunga Rampai Sekitar Ramadhan

7. Seri Tumbuhan di Sekitar Kita

8. Mendidik Anak Dalam Perspektif Al Quran

9. Gerakan Literasi di Sekolah

10. Positif Terinfeksi Virus Gurusiana

Harapanku, hasil tabungan itu akan bisa kususun satu demi satu membentuk lembaran-lembaran yang semoga bermanfaat untuk orang banyak.

Tulisan ini, semoga bisa membangkitkan semangat di dalam diri untuk terus menabung tulisan di gurusiana. Menabung tulisan akan menjadikan kita kaya akan khazanah pemikiran yang insyaallah dapat dibukukan menjadi amal jariah yang akan alirkan kebaikan meskipun kita telah tiada. Aamiin ya robbal alaamiin.

Wallahu a’lam bishowab

#edisikuatkanhati#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 27 Desember 2018.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Salam sukses!! Layak apresiasi. Sebuah karya monumental dari siswa yang langsung dibidani guru yang andal.

27 Dec
Balas

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Masih mulai belajar, pak guru. Insyaallah terwujud. Mohon doa restunya. Jazakallah khoir untuk apresiasi dan dukungannya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, pak guru.

27 Dec

Terinfeksi virus positif, malah suka tentunya. Salam sehat dan sukses untuk Bu Raihana dan Pak Legimin Sukri yang sudah mulai mau menulis. Selamat berkarya!

27 Dec
Balas

Alhamdulillah, jazakallah khoir untuk kunjungannya pak. Terinfeksi virus yang tidak perlu diobati. Njih pak, mungkin tertular virus juga, jadi ikut menulis. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

27 Dec

Wah rencana masa depan yang mulia, semoga Allah Swt mudahkan dan segera terwujud. Sangat menginspirasi kami para gurusianar. Saya membaca semangat ibu dalam dunia literasi merinding. Semoga qabul. Aamin ya Allah. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah.

27 Dec
Balas

Aamiin ya robbal alaamiin. Saya malah teringat tekat yang saya tuliskan di tulisan Pak Mulya duluuu sekali. Kalau tidak salah ingat tulisan pak guru waktu itu berjudul Kebermaknaan dan Ketidak Kebermaknaan. Waktu itu pak guru bilang kira-kira begini: Kita coba untuk menulis 1 buku tiap bulan. Waah, saat itu saya hanya berani bilang insyaallah. Alhamdulillah, dengan menabung setiap hari, bi iznillah buku-buku itu akan ada. Bismillah. Mohon doa restu dari follower pertama saya, Pak Mulya. Jazakallah khoir untuk kunjungan dan apresiasinya. Tulisan ini pun dalam rangka menyemangati diri sendiri yang sering lemah. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, pak guru.

27 Dec

Subhanallah setahun 10 buku, Masyaallah semoga segera bisa terbit dan lebih banyak menginspirasi lebih banyak orang/siswa Barokallah

27 Dec
Balas

Belum lagi terwujud, Pak Haji. Masih direncanakan. Mohon doa restu agar bisa terwujud. Jazakallah khoir untuk apresiasinya. Sslam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Pak Haji.

27 Dec

Subhanallah, semangat yang luar biasa. Semoga sukses untuk 10 buku tersebut. Barakallah bunda

27 Dec
Balas

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Belum jadi buku, bunda. Masih oret-oret. Mohon doa restunya, nggih bun? Jazakillah khoir untuk kunjungannya. Salsm sehat dan sukses selalu. Barakallah, bunda.

27 Dec

Alhamdulillah...luar biasa Bunda...selamat untuk ADIRAI, bukti nyata dari sebuah perjuangan literasi. Sangat inspiratif Bunda, terima kasih sudah mau berbagi. Salam sehat dan sukses..Barakallah

27 Dec
Balas

Alhamdulillah, segala puji hanya gabi Allah. ADIRAI masih mencoba belajar berdiri, bu guru. Semoga akan menjadi kuat untuk merangkak dan kokoh berjalan. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan apresiasinya bagi ADIRAI. Mohon doa restu agar apa yang dicita-citakan tercapai. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bu guru.

27 Dec

Harimau mati meninggalkan belang....guru pensiun meninggalkan buku ... Hehehehe.... Semangat selalu ibu... jadilah inspirasi bagi kami..guru2 muda ini....

27 Dec
Balas

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Hehehe..., saya kirain tadi guru mati meninggalksn buku, karena harimaunya mati. Tapi, ya pasti bakal menuju ke sana, nggih pak guru ? Berharap ada yang ditinggalkan dan bermanfaat bagi orang banyak. Jazakallah khoir untuk kunjungan dan apresiasinya. Ini pun baru tertatih-tatih. Mohon doa restunya. Yang muda harus lebih semangat, pasokan energinya masih banyak. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, pak guru.

27 Dec

Sukses bunda Raihana, ide yang sangat bagus, menginspirasi sekali... Menumbuh kembangkan literasi pada siswa dgn cara yang mereka suka.... Barakallah bunda...Sukses untuk ananda jg ya bunda..

27 Dec
Balas

Alhamdulillah. Jazakillah khoir untuk kunjungan, apresiasi dan doanya. Aamiin ya robbal alaamiin. Betul, bunda. Selalu ada usaha untuk menghidupkan semangat literasi, meskipun tipis-tipis. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bunda.

27 Dec

Subhanallah, perjuangan yang dilakukan dengan ketulusan hati membuahkan hasil penuh arti. 10 buku siap berakibar buktikan diri benar-benar terjangkit virus literasi dan siap sebarkan virus itu. Menulis dengan apa adanya, tanpa tahu bermakna atau tidak, menciptakan sesuatu yang luar biasa, karena dibalut ikhlas di hati. Teruntai doa untuk kakakku tercinta smoga Allah limpahkan rahmatNya agar kakak diberikan kesehatan dan barakallah

27 Dec
Balas

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Mencoba menuliskan apa yang dilihat, didengar dan dirasakan. Berharap ada manfaat bagi diri sendiri, jika mungkin bagi orang lain. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan apresiasinya. 10 buku, masih dalam angan. Ditulis di sini untuk menyemangati diri bagaikan sebuah resolusi. Mohon doa restu untuk wujudkan mimpi-mimpi. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, deq.

27 Dec

Tabungan yang banyak dan manfaat. Semoga keberkahan, keberuntungan dan kesuksesan untuk manfaat tabungan Bunda. Sehat dan bahagia, Bun.

27 Dec
Balas

Insyaallah, tabungan selalu bermanfaat. Mohon doa restu agar bisa pergunakan tabungan sebaik mungkin. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan apresiasinya, bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

27 Dec

Semoga segera terwujud cita-citanya... Salam sukses selalu

28 Dec
Balas

Aamiin ya robbal alaamiin. Jazakallah khoir untuk kunjungan dan doa pak guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, pak guru.

30 Dec

Selamat Ibu Raihana bisa menginspirasi siswa siswanya dan memiliki tabungan yang tak ternilai. Semoga Resolusi Ibu bisa segera terwujud.

27 Dec
Balas

Aamiin ya robbal alaamiin. Nggih, pak. Inspirasi tipis-tipis. Hasil menabung setiap hari yang semoga bermanfaat. Mohon doa restunya pak guru . Jazakallah khoir untuk kunjungannya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, pak guru.

27 Dec

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali