Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
 Catatan Tarawih Malam ke-3 : Ribuan Malaikat Mengiringi Orang yang Berbuat Kebajikan

Catatan Tarawih Malam ke-3 : Ribuan Malaikat Mengiringi Orang yang Berbuat Kebajikan

Dalam suatu riwayat dikisahkan mengeluhnya para sahabat yang harus berpuasa siang dan malam seperti puasanya umat terdahulu. Banyak diantara para sahabat yang tak sanggup berpuasa di malam hari karena sebagian dari mereka “mendatangi” istrinya.

Keluhan ini, tak berani mereka samapikan pada Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Namun mereka sampaikan kepada sayyidina Umar bin Khattab.

Kemudian khalifah yang terkenal gagah perkasa dan tegas ini, menyampaikannya kepada yang mulia Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Kisah ini sebagai asbabun nuzul (sebab turunnya) surat Al Baqarah ayat 187.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.”

Sejak itu pulalah puasa umat Nabi Muhammad dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Di siang hari Ramadhan menahan diri untuk tidak makan dan minum serta menjaga seluruh anggota tubuh terhadap segala sesuatu yang membatalkan puasa. Sedangkan di malam hari, menghidupkannya dengan qiyamullail dan tadarus Al quran.

Maka, bagi orang-orang yang di siang hari Ramadhan berpuasa, kemudian mendirikan qiyamullail di malam harinya, akan Allah ampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. Sebagaimana hafits Rasulullah Shalallahu laihi wasallam:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan dasar iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosanya yang telah lalu.” [Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i dan Ibnu Majah]

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang qiyam Ramadhan (Tarawih) dengan dasar iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosanya yang telah lalu.” [Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i dan at-Tirmidzi].

Di dalam kitab Tanbihul Ghafilin dijelaskan bahwa ribuan malaikat turun dari arsy dan berseru:

“Wahai orang-orang yang gemar melakukan kebajikan bergembiralah karena Ramadhan telah tiba. Wahai orang-orang yang melakukan kemaksiatan berhentilah hingga Ramadhan selesai ( andai maksiat itu menjadi pilihan hidupmu).”

Ribuan malaikat mengiringi manusia-manusia yang berbuat kebajikan. Begitupun sebaliknya, beribu setan mengarak-arak manusia yang berbuat maksiat.

Karena itu, lawanlah maksiat itu agar bisa keluar daripadanya. Yang paling ditakutkan ketika iman turun dan berbuat maksiat, saat itu maut pun datang menjemput. Naudzubillah.

Senantiasa mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, menjadi bagian dari usahan kita untuk mencapai ridha-Nya dan kembali ke haribaan-Nya dalam keadaan yang baik. Usaha tersebut, kita iringi pula dengan doa:

أَللّٰهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمُرِىْ وَخَيْرَ عَمَلِىْ خَوَاتِمَهُ وَخَيْرَ اَيَّامِىْ يَوْمَ لِقَآئِكَ

Artinya:

Ya Allah! Jadikanlah sebaik-baik umurku hingga akhirnya, dan sebaik-baik perbuatanku hingga kesudahannya dan sebaik-baik masaku hingga menjumpaiMu.

أَللّٰهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَا تِمَةِ وَلَا تَخْتِمْ عَلَيْنَا بِسُوْءِ الْخَا تِمَةِ

Artinya:

Ya Allah akhirilah hidup kami dengan husnul khotimah dan janganlah engkau akhiri hidup kami dengan su’ul khotimah.

(Disarikan dari ceramah Al Udtadz Drs.H.Legimin Syukri, di Madjid Al Muqorrobin Asrama Polisi Pasar Merah, Medan)

Wallahu a’lam bishowab.

#edisitarawih#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 3 Ramadhan 1440 H/ 8 Mei 2019.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Masya Allah, paparan yang luar biasa berdaging dan sarat hikmah. Ini guru biologi atau guru agama yah yang nulis, hehehe. Aku yang guru agama, sampai terbengong bengong dibuatnya. Teruntai doa untuk Kakakku tercinta semoga rahmat Allah terlimpah untuk Kakakku dan barakallahu fiik untuk kesehatan Kakak dan barakallahu fiik

08 May
Balas

Alhamdulillah..., segala puji hanya bagi Allah. Deqquuu..., Kakak hanya menuliskan kembali yang diceramahkan Ustadz waktu tarawih...koq. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan doa yang tiada henti. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Deq.

08 May

Mantul buk

08 May
Balas

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Jazakillah khoir untuk apresiasinya, Bu Hafni. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bu.

08 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali