Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Romantisme Kisah Kasus di Sekolah
Sumber: www.kesekolah.com

Romantisme Kisah Kasus di Sekolah

Dalam sebuah pertemuan para guru, apakah acara diklat, seminar, lokakarya, MGMP dan sejenisnya, seringkali terdengar para guru bercerita pengalamannya bersama para siswa di sekolah asalnya masing-masing,

Ada yang dengan penuh kebanggaan menceritakan prestasi yang diraih siswanya dalam berbagai bidang perlombaan, tak sedikit pula yang memamerkan betapa kegiatan ekskul di sekolahnya dapat berjalan dengan lancar, lincir dan luncur karena sangat didukung oleh ekonomi orang tua yang mapan.

Sering pula terdengar keluh kesah rekan guru disebabkan siswa yang ada di sekolahnya berasal dari kalangan yang justru membawa bungkusan masalahnya dari rumah ke sekolah.

Ada yang lebih heboh lagi, ketika seorang guru dengan piawai menunjukkan kebolehannya bagaimana cara menaklukkan kepala geng di dalam kelas atau juga menghadapi wali murid yang sok tahu. Pokoknya, cerita-cerita itu akan menambah pengalaman bagi sang guru atau bisa juga bikin emosi jiwa karena selalu muncul pula aktor guru yang kepo habis dengan menunjukkan kehebatannya sendiri. Hadehh.

Kelas, merupakan ruangan (kecil) yang penuh cerita. Bagi seorang guru pembelajar, berada di dalam kelas bagaikan berada di dalam miniatur masyarakat yang sangat heterogen. Paling sedikit ada 20 individu dengan watak, potensi dan latar belakang keluarga yang berbeda. Jika jumlah penghuni kelas lebih dari itu, semakin bertambah pula ragam latar belakangnya.

Tiap anak punya cerita. Jika cerita itu, merupakan cerita hidup dari keluarga yang termasuk kategori ideal, maka cerita di kelas pun akan berjalan biasa-biasa saja. Adem, ayem, tentrem. Namun, ketika seorang anak membawa cerita hidupnya yang jauh dari kata ideal, di sinilah romantisme kisah kasus di sekolah itu dimulai. Bolos, tidur di kelas, tidak mengerjakan PR, selalu datang terlambat, membully, perkelahian antar kelas bahkan antar sekolah, nilep uang sekolah, rebutan pacar, melawan guru, dan masih panjang lagi daftar kisah kasus yang terjadi di sekolah.

Ada banyak kisah kasus di sekolah yang harus bisa diselesaikan dengan baik dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran. Seorang guru, sejatinya tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan yang dimilikinya kepada siswa cukup hanya dengan indikator pencapaian dari tidak bisa menjadi bisa.

Ternyata, mengubah anak dari tidak bisa menjadi bisa pun tidaklah semudah yang kita bayangkan. Karena ada banyak siswa yang datang ke sekolah bukannya siap untuk belajar, tetapi justru membawa bungkusan persoalan hidupnya dari rumah ke sekolah.

Di sinilah, peran guru harus bisa menemukan delik hukum kisah kasus di sekolah untuk kemudian mencari solusi bagi pemecahannya. Jika kisah kasus ini tidak dapat diselesaikan dengan baik, jangan pernah berharap untuk bisa sampai pada pencapaian tujuan pembelajaran.

Anak dengan kisah kasus yang aduhai membutuhkan terapi dan pendekatan khusus sehingga persoalan-persoalan yang dihadapinya dapat terjawab dengan baik. Barulah kemudian dia dapat belajar dengan baik pula.

Ada rasa sesal di dada kenapa tidak dari dulu aku bisa memahami kisah kasus di sekolah ini dengan baik. Bak kata Pak Guru Mahfud Aly, penyesalan memang sering datang terlambat, kalau datang duluan namanya pendaftaran. Namun, ini masih lebih baik daripada tidak menyesal sama sekali.

Penyesalan ternyata butuh waktu untuk belajar sehingga bisa benar-benar menyesal. Aku menyesali, ternyata di waktu lalu banyak kisah kasus di sekolah yang tidak terselesaikan dengan baik sehingga siswa menamatkan pendidikannya tetap dengan kisah kasus yang bergayut di pundaknya. Akhirnya, ia pun tak mengerti apa yang harus dilakukannya setelah menamatkan sekolahnya yang tamat karena terpaksa tamat.

Kini, ketika menerima mereka untuk pertama kalinya di sekolah, mengenali cerita hidup mereka menjadi bagian terpenting bagiku. Dengan demikian, aku akan dapat mengidentifikasi dengan mudah kisah kasus yang mungkin saja menjerat langkah mereka dalam perjalanannya kelak.

Aku memiliki banyak catatan kisah kasus di sekolah yang kusimpan dengan baik. Ada yang berakhir manis, namun tak sedikit pula yang tragis dan miris.

Betapapun kekuatan seorang guru mencoba mengangkat siswa dari kisah kasus yang menjeratnya, tak bisa dimungkiri peran keluarga menjadi bagian paling utama dalam penyelesaiannya.

Semoga kita para guru, dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang tua siswa agar kisah kasus di sekolah ini dapat diselesaikan dengan baik pula.

Keinginanku, kisah kasus di sekolah yang kusimpan dalam catatan, bisa dibaca kembali olehku dan oleh semua orang untuk mengambil ibrah yang ada di dalamnya. Mohon doa restu. Bismillah.

Wallahu a'lam bishowab

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 11 Januari 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Kenangan...ceria bikin bahagia. Salam..

11 Jan
Balas

Hehehe...kisah kasus yang bikin bahagia jika dikenang, nggih Pak Guru? Alhamdulillah, jazakallah khoir untuk kenangannya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Pak Guru.

11 Jan

Iya bunda, banyak cerita tentang siswa kita. Inginnya yang inspiratif bisa dibagikan. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah buat bunda Rai.

11 Jan
Balas

Betul, Pak Guru. Keinginan hati mengemas kisah kasus itu bisa menginspirasi. Jazakallah khoir untuk kunjungan dan atensi Pak Guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Pak Guru.

11 Jan

Bismillah..semoga kita bisa selalu mengambil ibrah dari setiap kasus yang terjadi di sekolah ya Bunda Rai...inspiratif. Terima kasih Bund, sehat selalu..barakallah

11 Jan
Balas

Betul, Bu Guru. Selalu ada ibrah dari kisah kasus di sekolah yang kita alami bersama anak-anak di sekolah. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan atensinya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Bu Guru.

11 Jan

Paparan yang membawa para guru benar-benar harus memosisikan dirinta sebagai pendidik, bukan sebagai pengajar. Karena dengan memerhatikan kondisi peserta didik dengan beragam karakter hibgga ciprakan kisah kasus di sekolah, akan memiliki solusi menghadapinya demi ambil langkah agar mereka tak sesat dan salah jalan yang akan berdampak untuk hidup mereka di masa depan. Ini yang belum banyak dilakukan para guru, termasuk aku. Namun tulisan ini, sangat mungkin mengubah sikap para guru, hingga lebih memerhatikan muridnya. Dimungkiri, bukan dipungkiri, mengubah, bukan merubah, maaf, hehehe. Teruntai doa untuk kakakku tercinta smoga Allah limpahkan rahmatNya agar kakak diberikan kesehatan dan barakallah

11 Jan
Balas

Alhamdulillah, jazakillah khoir deq, masukannya. Segera diedit. Begitulah, guru bukan hanya sebagai pengajar tetapi juga pendidik sekaligus pembimbing. Banyak kisah kasus yang tidak terselesaikan dengan baik. Semuanya memang butuh kerja yang solid dari orang tua, guru, dan masyarakat. Sekali lagi, jazakillah khoir untuk kunjungan, apresiasi, dan doanya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, deq.

11 Jan

Romantisme di sekolah dan delik hukum kasusnya ....wow luar biasa bunda kita yang satu ini..Pelajaran buat kita semua...Jazakillah Bunda Rai..Semoga kita bisa menyikapinya dengan baik..Barakallah...

11 Jan
Balas

Romantisme kisah kasus di sekolah, selalu ada. Sayangnya, masih banyak kisah kasus yang tidak terselesaikan dengan baik. Akhirnya, siswa tamat dengan pikulan kisah kasus yang ada. Jazakillah khoir untuk kunjungannya, Bunda Rini. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

11 Jan

Bunda mengingatkan saya masih sekolah dulu, hehehe ....

11 Jan
Balas

Hehehe...., kisah kasus di sekolah yang penuh kenangan. Jazakallah khoir sudah mampir di sini, Pak Guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

11 Jan

Romantis dan melankolis kadang nangis... Kisah kasih di sekolah... Mksh, Bun. Sehat dan semangat menyelesaikan kasus...

11 Jan
Balas

Kisah kasus di sekolah....yang tak pernah kulupa karena ada banyak ibrah di dalamnya. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan apresiasinya. Barakallah, Bunda.

11 Jan

Guru itu orang yang hebat sekaligus orang tua kedua dari siswa /siswi kita.Guru juga orang lntelektual mudah-mudahan tetap bijak dalam memghadapi para siswa.Barakillah mbah Uthy..

11 Jan
Balas

Guru juga sebagai orang tua kedua dari siswa, mantaf Mbah Buya. Jazakallah khoir untuk nasehatnya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Mbah Buya.

11 Jan

Terima kasih bunda... sudah mengingatkan... Kita sering lupa menyadari bahwa anak-anak kita membutuhkan kita untuk membantu masalah mereka... Sukses selalu bunda.. barakallah

11 Jan
Balas

Alhamdulillah, sami-sami Bunda. Saya pun hanya mengingatkan diri sendiri yang sering alpa membantu mereka menyelesaikan permasalahannya. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan atensinya, Bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Bunda.

11 Jan

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali