Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
SARDEN BUATAN SENDIRI AMAN TANPA CACING

SARDEN BUATAN SENDIRI AMAN TANPA CACING

Ditariknya puluhan merek produk ikan kaleng oleh badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membuat masyarakat resah. Pasalnya ikan kalengan ini termasuk salah satu makanan olahan favorit yang biasa dimasak sehari-hari. Di sisi lain menkonsumsi ikan sarden dan makarel sangat baik untuk kesehatan tubuh karena kandungan lemak dan omega 3 yang baik untuk kesehatan, juga bisa mencegah inflamasi, serangan jantung, stroke , kanker dan arthritis rematik. Penyakit lain yang bisa ditangkal dengan makan kedua ikan ini yaitu kolesterol tinggi, diabetes, kanker payudara , kehilangan memori, depresi, resistensi insulin, penyakit arteri koroner, dan gejala pramenstruasi. (https://sains.kompas.com

Nah…yang kangen dengan cita rasa ikan kalengan ini, yuk kita buat sendiri saja biar aman. Resepnya sederhana dan caranya pun mudah. Satu lagi, membiasakan mengkonsumsi ikan segar tentunya jauh lebih baik daripada olahan kalengan. Resep ini merupakan resep warisan Ibuku yang dengan bangga kubagikan dan disini . Kita coba yuk…, dijamin gak repot.

BAHAN ;

1. Ikan sarden/makarel kalau di Medan ikan dencis ……………..1/2 kg

2. Tomat ……………………………………………………………..1/2 kg

3. Cabe merah keriting ………………………………………………..15 bh

4. Cabe rawit…………………………………………………………….10 bh atau sesuai selera, yang suka pedas bisa ditambahkan.

5. Bawang Bombay ukuran besar……………………………………..1 bh

6. Bawang merah……………………………………………………..10 siung

7. Bawang putih…………………………………………………………3 siung

8. Cengkeh……………………………………………………………….7 bh

9. Kayu manis………………………………………………………….2 ruas jari.

10. Asam jeruk …………………………………………………………1 bh

11. Gula merah/jawa……………………………………………………1/2 ons

12. Gula putih dan garam secukupnya

CARA MEMASAK ;

1. Ikan dibersihkan dan dibuang bagian kepalanya, lumuri air perasan asam jeruk dan garam secukupnya.

2. Cabe merah, cabe rawit dan bawang merah diblender halus.

3. Tomat diblender terpisah.

4. Tumis bawang Bombay yang sudah diiris dan bawang putih geprek yang kemudian dicincang halus, hingga layu dan harum.

5. Masukkan cabe yang sudah diblender,

6. Setelah cabe terlihat matang, masukkan tomat yang sudah diblender, cengkeh, kayu manis, gula dan garam.

7. Setelah mendidih , susun ikan, kemudian pan bisa ditutup, biarkan masak dengan api sedang sampai kuah mengental sesuai selera. Jika menggunakan presto hasilnya akan lebih baik lagi.

Mengkonsumsi ikan menjadi salah satu pilihan untuk pemenuhan protein bagi keluarga terutama anak-anak yang sedang dalam pertumbuhan. Mengolah sendiri makanan yang kita konsumsi jauh lebih aman daripada membelinya siap saji. Wallahu a’lam bishawab.

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 15 April 2018

,

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sip bunda, aman sehat dan halal...

15 Apr
Balas

Alhamdulillah...bunda, jazakillah khoir. Baarakallah.

15 Apr

Wah kapan-kapan saya coba membuatnya juga..terima kasih bunda Raihana

16 Apr
Balas

Alhamdulillah..., monggo dicoba untuk buaah hatinya bunda. Baarakallah.

16 Apr

Waah... Trimakasih Bunda Nana, resepnya. Anak-anakku suka sekali ikan sarden. Sejak tapi sdh lama tak pernah memasaknya lagi. Takut dan jijik. Dapat serep dari Bunda, nanti saya coba. Kebetulan di sini juga ikan banyak dan mudah ditemui

15 Apr
Balas

Alhamdulillah...,cobalah Bunda , anak-anak pasti suka. Kemarin saya masak, eee...cucunya suka banget. Apalagi bunda Nia kan memang suka masak. Salam sehat selalu. Baarakallah...bunda.

15 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali