Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya

Tanpa RPP Guru Apalah Diriku

Sepekan lagi, tahun ajaran baru pun dimulai. Ada semangat dan niat baru untuk menjadi lebih baik dari tahun kemarin. Hati pun menjadi tak sabar ingin bertemu wajah-wajah dari pendatang baru. Untuk siswa-siswa yang naik ke tingkat kelas berikutnya, meskipun wajah-wajah lama tapi dapat dipastikan berangkat dengan semangat yang baru karena menduduki kelas yang baru.

Sebenarnya pada saat-saat awal inilah penanaman penguatan karakter sebaiknya kita lakukan. Karena saat ini merupakan saat dimana mereka memasang niat untuk perbaikan setelah melewati kesalahan di hari-hari yang lalu. Rata-rata kita merasakan hal yang sama ketika akan memulai sesuatu yang baru. Namun, berikutnya kita sering lalai melakukan pembiasaan dan evaluasi berkesinambungan sehingga apa yang ditanamkan diawal diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi terabaikan. Artinya tidak hanya siswa yang memiliki semangat menggebu-gebu di awal tetapi melemah di tengah jalan, namun guru juga sering mengalami hal yang sama.

Tak ada senjata paling ampuh yang dapat dibawa oleh guru kedalam kelas selain RPP yang disiapkan dengan matang. Tak perlu dijelaskan secara rinci apa perlunya RPP dibuat, bak mengajari ikan berenang ataupun limau berduri maka itu tidak kulakukan. Tulisan ini hanyalah sebagai pengingat bagi diri sendiri saja bahwa waktu bertempur akan segera dimulai dan saatnya mempersiapkan senjata jika tidak ingin kalah di medan pertempuran. Ditambah lagi juga bermanfaat bagiku untuk mengasah kepekaan rasa pada tiap-tiap momen yang akan dihadapi.

RPP bagiku merupakan sesuatu yang membuatku percaya diri didalam kelas. Menuntun langkahku dalam menapaki materi-materi ajar yang harus kusampaikan. Menjadikan aku mengerti apa yang harus kulakukan dan tidak kulakukan. Membuka mataku tentang kekurangan atau bahkan kesalahan yang mungkin saja terjadi sehingga aku bisa menambahi atau memperbaiki setiap langkah yang sudah kulakukan didalam kelas.

Inilah saatnya mengevaluasi RPP yang lalu, memperbaiki, menambahi atau bahkan mengurangi, meramunya menjadi RPP baru yang siap untuk digunakan sebagai senjata dalam medan pertempuran mengolah pikir, olah hati, olah rasa/karsa dan olah raga, bagi penguatan pendidikan karakter menuju Indonesia emas. Tanpa RPP guru apalah diriku ?

Wallahu a’lam bishawab

#edisipersiapanjadiguru#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 7 Juli 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Jadi sadar pentingnya RPP itu. Aku akui itu bagian dari kekuranganmu. Wk..wk...

07 Jul
Balas

Alhamdulillah, jazakallah khoir...pak guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Jul

Betul sekali itu Bunda..aku tak akan bisa apa2 tanpa RPP..terimaksih Bunda..semangaatt

08 Jul
Balas

Betul...bucan. Semangat...semangat. Jazakillah khoir. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

09 Jul

Apalah diriku tanpa RPP begitu bunda? Terima kasih telah mengingatkan

07 Jul
Balas

Betul...bunda. Edisi mengingatkan diri sendiri. RPP bunda sudah siap tempur ? hehehe. Alhamdulillah, jazakillah khoir sudah selalu singgah. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Jul

Setuju, RPP wajib hukumnya bagi guru

07 Jul
Balas

Tidak bisa ditawar-tawar njih pak guru ? Biar PD didalam kelas. Jazakallah khoir atensinya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Jul

RPP selain sebagai acuan mengajar juga jadi skenario pembelajaran. Betul bu, tanpa RPP jadi kurang PD di kelas. Hem.. analisa yang cerdas dan cermat ini bu, dalam mempersiapkan pembelajaran di awal tahun pelajaran. Bu Nana memang keren..! Salam sehat dan sukses juga bu.

07 Jul
Balas

Bukan mengajari ikan berenang ataupun limau berduri...njih bu. Tanpa RPP guru apalah diriku. Senjata siap untuk bertempur. Jazakillah khoir untuk komen yang bernas ini bu. Bu Eko juga jauh lebih keren. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali