Raihana Rasyid

Lahir dan menetap di Medan ,07 September 1967.Alumni IKIP Negeri Medan Jurusan Pendidikan Biologi. Tenaga pendidik di SMA Negeri 14 dan SMP BUDISATRYA Medan....

Selengkapnya
Yuk Sedekah Sampah
Foto Tempat Pembuangan Akhir ( Sumber: medanbagus.com)

Yuk Sedekah Sampah

Beberapa hari belakangan ini, di gurusiana banyak sampah. Maksudnya, banyak artikel yang menggunakan kata sampah. Aku jadi latah juga menuliskan artikel tentang sampah. Masalahnya , ada Bank Sampah yang terletak tidak jauh dari SMAN 14 Medan, tempatku mengajar. Terinspirasilah aku oleh sampah itu jadinya.

Tulisan ini memang murni cerita sampah yang sesungguhnya bukan sampah dengan makna tersirat. Bukan tentang tulisan yang dianggap sampah ataupun hati yang menyampah ketika tulisan miskin pembaca. Bukan juga tentang semakin bersampah saja rasanya hati ini jika tulisan yang dibuat tak mampu mengulik “rasa” orang yang diharapkan untuk memberkomentar pada tulisan. Ah….yang namanya sampah harus dibuang, apalagi sampah di hati wajib dibersihkan.

Sampahku kali ini sampah beneran. Sampah yang setiap hari dihasilkan oleh jutaan rumah penduduk di Indonesia. Departemen Lingkungan Hidup bilang, rata-rata 2 kg sampah dihasilkan setiap hari dari tiap rumah tangga.

Meski sampah terkesan kotor dan menjijikkan tetapi Bank Sampah Mutiara yang terletak sekitar 400m dari sekolahku itu, memiliki motto luar biasa yaitu “Sampah adalah emas”.

Bagaimana mungkin sampah yang kotor bisa bernilai sama dengan emas ? Bank sampah bisa buktikan itu. Bank sampah merupakan manajemen pengumpulan sampah yang dibuat sedemikian rupa untuk menghilangkan kesan kotor.

Sementara, bank selalu diasumsikan sebagai tempat adanya uang. Bank sampah pun ingin menyampaikan pesan demikian bahwa dari sampah dapat dihasilkan uang yang kemudian bisa ditukar dengan emas.

Kulihat aktivitas orang-orang di bank sampah yang mengumpulkan dan menimbang sampah kemudian mencatatkannya pada buku nasabah berapa berat sampah yang disetorkan dan besaran rupiah yang dihasilkan. Akupun akhirnya membenarkan motto itu, sampah adalah emas.

Lantas, ingatanku melayang pada seorang bapak yang terlihat memilah dan memilih sesuatu di tempat sampah yang berada di perempatan jalan yang kulalui. Tempat itu disepakati sebagai tempat pengumpulan sampah sebelum petugas kebersihan dengan armadanya mengangkut tumpukan sampah.

Akupun mengerti ternyata bapak tersebut mengambil sampah-sampah an organik seperti botol plastik, kaca, kardus, dan lainnya yang masih bisa didaur ulang.

Astaghfirullah. Tiba-tiba saja aku terpikir sesuatu. Andai saja tiap rumah tangga dapat memilah dan memilih sampahnya dari rumah dengan baik, pasti sangat membantu orang-orang seperti bapak tadi.

Kupikir dengan membiasakan memilah dan memilih sampah serta menempatkan sampah-sampah itu secara terpisah, bukan hanya dapat menyelamatkan lingkungan tetapi juga menjadi ladang pahala bagi kita. Karena sampah yang kita buang mendatangkan manfaat bagi orang lain. Mulai sekarang, yuk kita sedekah sampah dengan cara meluangkan waktu memilah dan memilihnya sesuai dengan jenisnya.

Dapat dipastikan, jika sampah sudah dipilah dan dipilih dengan baik maka tidak akan ada tumpukan sampah yang menggunung lagi. Karena sampah-sampah an organik bisa diaur ulang sementara sampah organik secara mudah dapat membusuk yang dapat menyuburkan tanah.

Wallahu a’lam bishowab.

#edisipedulilingkungan#

Rumahku, Menggapai Mardhatillah, 3 Desember 2018.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Leres sanget Ibu. Bank sampah saged kawujud saking kaluargi ingkang terampil milah lan milih jinisipun sampah. Kathah sampah ingkang saged dipun olah malih, anamung kahanan andadosaken sampah mboten kaurus kanthi prayogi. Monggo sesarengan ngawiti sedekah sampah saking kaluargi, mugi dados amal kasaenan, pikanthuk ganjaran gusti Allah, lingkungan katawis becik lan resik, ugi mupangati rezeki kagem piyantun sanes. Matursembahsuwun Ibu, sampun atur pitutur endah babagan sampah. Mugi wilujeng karaharjan tansah sumrabah kagem ibu soho kaluargi. Horas!

03 Dec
Balas

Waduh aku jadi pusing nih

03 Dec

Biar latihan bahasa jawa njih, pakai google translate khusus jawa.

03 Dec

Ini dia bahasa jawa rasa batak, horas! Alhamdulillah, bank sampah memang harus kita mulai dari keluarga yang membiasakan diri memilah dan memilih sampah. Andaipun kita enggan mengantarnya ke bank sampah, kita hanya letakkah di tempat sampah, tetapi karena sudah kita pilih dan pilah maka orang lain dapat memanfaatkannya dengan mudah. Memilah dan memilih sampah inilah yang belum membudaya di tangah-tengah masyarakat. Jazakillah khoir bu guru. Meskipun saya yang PuJaKeSuma ini ndak bisa aktif ngomong jawanya, tapi Insya Allah saya bisa paham apa yang bu guru maksudkan. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

03 Dec

Ayuk bunda, saya juga baru mulai rajin memilah sampah. Biasanya sampah menjadi urusan suami. Tapi manakala musim hujan seperti ini, dimana matahari tidak mesti ada sehingga tidak bisa membakar sampah. Saya pun kemudian ikutan memilah sampah organik dan anorganik. Yang organik dibiarkan membusuk untuk pupuk pohon belakang rumah. Sementara yang sampah anorganik dibakar sedangkan yang berupa plastik dikasihkan ke mas-mas tukang rongsok.

03 Dec
Balas

Alhamdulillah, berarti bunda sudah ikut menjaga kelestarian lingkungan. Tapi, kalau bisa dihindari membakar sampah ya bunda. Termasuk polusi lingkungan juga. Kalau di Medan sudah ada perdanya tidak boleh membakar sampah, mungkin karena Medan sudah padat penduduknya. Sampah-sampah kertas jika bunda susun dengan rapi, mas-mas tukang rongsok juga mau membawanya. Luar biasa bunda, sudah memilah dan memilih sampah. Sampah organiknya malah bisa jadi pupuk, betul sekali bunda. Jazakillah khoir untuk kunjungan bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

03 Dec

Mari sedekah sampah, dengan cara memilih dan memilah, i shaAllah membawa berkah, lingkungan sekitar menjadi indah, hilangkan resah dan gundah, bagai bunga yang sedang merekah. Mantaaap Bunda Rai..salam sehat dan sukses

04 Dec
Balas

Sedekah sampah membawa berkah. Alam sekitar menjadi bersih dan indah. Mulailah dengan memilih dan memilah. Lingkungan lestari, pundi-pundi terkumpul, Insya Allah. Jazakillah khoir untuk kunjungannya, Bu Guru syanntiiiqqqq. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

04 Dec

Benae banget itu kak, sampah emang jadi persoalan serius, krn tdk dimulai dari rumsh tangga. Siap deh aku milah milih sampah. Untaian doa selalu untuk kakak semoga Allah limpahkan rahmatNya utk kk dan barakallah

03 Dec
Balas

Alhamdulillah, sampahnya dipilah dan dipilih. Meskipun kita tidak berminat mengantar ke bank sampah, tetapi orang lain dapat manfaat dari sampah yang sudah kita pilih. Sebagai contoh kalau sampah cup plastik air mineral kita campur baur dengan sampah sisa makanan, pasti orang lainpun enggan mengutipnya. Tetapi jika kita pisah, orang lain dapat dengan mudah mengambil dan memanfaatkannya. Jazakillah khoir untuk kunjungan dan doanya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, deq.

03 Dec

Sampah adalah emas. Pasti banyak yang mencari Bun. Keren tulisan Bunda. Apapun bisa di sedekahkan. Salam sehat dan sukses selalu Bunda Raihana

03 Dec
Balas

Alhamdulillah, andai masyarakat luas bisa memahami hal ini maka masalah sampah dapat diatasi dengan baik. Jazakillah khoir untuk kunjungannya cikgu. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, cikgu.

03 Dec

Saya sudah memilah sampah bun tapi hanya bahan tertentu saja. Biasanya bahan kertas apa saja, jika sudah banyak saya tali jadi satu, botol kaca bekas sirup, kecap. Biasanya kalau sudah mengumpul saya berikan pada bapak pengumpul barang rosokan. Terimakasih inspirasi nya, semoga bisa semangat memilah sampah meski hanya sebagian kecil saja. Barakallah

03 Dec
Balas

Alhamdulillah, betul bunda. Kita mulai dari yang kecil dulu. Insya Allah akan menjadi besar. Jazakillah khoir untuk kunjungannya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bunda.

03 Dec

Sangat setuju sekali Bunda Rai...Cinta lingkungan merupakan akhlak yang terpuji..Semoga semakin banyak masyarakat yang sadar akan hal ini...Semoga selalu sehat dan menginspirasi....Barakallah...

03 Dec
Balas

Alhamdulillah, setuju bunda Rini. Kita memang harus mencintai lingkungan agar lingkungan juga mencintai kita. Agar dia tidak bergejolak dan marah pada kita. Dimana kita akan hidup jika lingkungan rusak dan tercemar. Jazakillah khoir untuk kunjungannya, bunda Rini. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

03 Dec

Sampah dipisah-pisah terutama sampah bekas gelas minuman siap saji banyak sekali di lingkungan sekolah setiap hari menumpuk.

03 Dec
Balas

Betul itu bunda. Di SMP Budisatrya, sampah itu dikumpul oleh anak-anak dan dijual ke pengepul yang kebetulan dekat dengan sekolah. Uang itu disimpan di kas Club Green and Clean yang dapat digunakan untuk aktivitas club. Jazakillah khoir untuk kunjungan bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bunda.

03 Dec

Betul sekali, apabila dipisah sampah organik dan sampah anorganik. Biasakan plastik terpisah dengan yang bukan plastik. Plastik harus daur ulang, kalau selain plastik dapat dihancurkan oleh mikroorganisme dalam tanah. Kalau kita kasihan kepada bumi tempat kita berpijak, pasti akan taat... Sukses selalu

04 Dec
Balas

Njih, Pak Guru. Mudah-mudahan kesadaran masyarakat untuk memilah dan memilih sampah dapat tumbuh dengan baik agar lingkungan kita tetap lestari. Pemilihan dan pemilahan sampah, meskipun terkesan sepele, namun sebenarnya di situ kunci pengelolaan sampah yang baik dan benar. Jazakallah khoir untuk kunjungan pak guru. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

04 Dec

Memang indahnya berbagi informasi, pengalaman yang bermanfaat intuk semua. Salam literasi. Di sekokahku sudah banyak memanfaatkan sampah, botol untuk pagar, untuk green house, pembibitan dan ada pengolahan kompos. Terima kasih Bund.

03 Dec
Balas

Alhamdulillah, betul bunda. Pemanfaatan sampah sangat membantu untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sekolah bunda luar biasa. Senang dan bahagia dikunjungi oleh bunda. Jazakillah khoir, bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

03 Dec

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali